Beranda > Uncategorized > Mengenal Apa itu Penyakit Flu Burung

Mengenal Apa itu Penyakit Flu Burung

Wabah flu burung yang akhir-akhir ini melanda beberapa negara Asia termasuk Indonesia telah menimbulkan kekhawatiran tersendiri pasalnya penyakit yang berasal dari unggas ini bisa menular pada manusia hingga menyebabkan kematian.

  • Apa itu flu burung?
    Flu burung atau avian influenza disebabkan oleh virus influenza tipe A jenis H5N1. H5N1 memiliki dua sifat yang mudah berubah: antigenic shift dan antigenic drift. H5N1 bisa bercampur dengan virus influenza yang biasa diidap manusia.
    Penularan terjadi karena kontak langsung dengan unggas atau kotoran unggas yang terinfeksi flu burung.
  • Bagaimana penularan virus flu burung pada manusia?
    Flu burung bisa menular pada manusia bila manusia bersinggungan langsung dengan ayam atau unggas yang terinfeksi flu burung. Unggas yang terinfeksi dapat pula mengeluarkan virus ini melalui tinja, yang kemudian mengering dan hancur menjadi semacam bubuk. Bubuk inilah yang dihirup oleh manusia atau binatang lainnya. Menurut WHO, flu burung mudah menular dari unggas ke manusia dibanding dari manusia ke manusia. Satu-satunya cara virus flu burung dapat menyebar dengan mudah dari manusia ke manusia jika virus flu burung tersebut bermutasi dan bercampur dengan virus flu manusia.
  • Gejala-gejala flu burung pada manusia
    Manusia yang tertular virus flu burung diketahui dengan gejala-gejala umumnya orang terkena flu biasa seperti pilek, demam dengan suhu badan tidak stabil, batuk, nyeri otot, sakit tenggorokan dan sesak napas. Apabila keadaan memburuk bisa menimbulkan penyakit saluran pernapasan akut sampai mengancam jiwa seseorang.
  • Usaha pencegahan
    Sejauh mungkin hindari kontak langsung dengan ayam atau unggas yang diidentifikasi terinfeksi flu burung. Para pekerja di peternakan, penjual, pengemudi yang membawa produk unggas adalah profesi yang paling rentan terkena virus ini, karena itu disarankan mencuci tangan dan mandi sehabis bekerja, meninggalkan pakaian kerja di tempat kerja dan membersihkan kotoran unggas setiap hari.

Tetapi yang menjadi ketakutan terbesar dari penyakit ini adalah pembahasan yang ada pada tiga jurnal kedokteran penting di Amerika memuat artikel rinci yang memperingatkan bahwa virus yang memiliki sebutan ilmiah ‘H5N1’ itu besar kemungkinan akan bermutasi. Kemudian, virus itu akan dapat menular dari manusia ke manusia, sehingga mungkin menimbulkan pandemi yang mengerikan di seluruh dunia.

Kalau pandemi flu burung merebak, kata seorang pakar, Amerika mungkin tidak akan mampu memvaksin ke 300 juta orang warganya. Kalaupun tersedia vaksin cukup untuk seluruh warga Amerika, Bagaimana dengan penduduk negara-negara lain yang tidak punya vaksin? Dalam sebuah jajak pendapat global belum lama ini, ditanyakan apakah Amerika disukai. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar orang di dunia tidak mempercayai Amerika.

Sampai saat ini vaksin flu burung masih terus berusaha di produksi secara massal oleh badan kesehatan dunia (WHO). Indonesia sebagai salah satu negara ”penghasil” virus flu burung ini diwajibkan oleh badan kesehatan dunia tersebut untuk mengirim sampel virus ke mereka dan mengeluarkan aturan yang sedikit agak nyeleneh mengenai kepemilikan virus tersebut, dimana negara-negara lain tidak berhak memilki virus tersebut selain WHO sendiri.

Hal ini tentu sangat merugikan bangsa ini, kita telah belajar kasus virus small pox terdahulu. Pada tahun 1984 badan kesehatan dunia memerintahkan indonesia untuk menutup dan memusnahkan perusahaan penghasil vaksin small pox yang ada di Indonesia dengan alasan virus itu telah dinyatakan musnah dan tidak boleh lagi ”dipelihara” guna pembuatan vaksin. Tetapi pada tahun 2003 dunia digemparkan dengan adanya temuan senjata biologis yang berasal dari virus small pox tersebut dan pada tahun 2005 berbagai negara di wajibkan untuk membeli vaksin untuk senjata biologis tersebut termasuk Indonesia yang nyata-nyata dulunya adalah pemilik dan penghasil vaksin untuk small pox tersebut.

Kita sudah punya sejarah yang buruk soal ”mafia” virus penyakit di dunia ini dan saatnya kita belajar dan diharapkan tidak mengulang kesalahan kembali pada kasus flu burung tersebut. Pihak Indonesia dalam hal ini Depkes haruslah terus memperjuangkan haknya sebagai negara pemilik atau sumber virus sehingga kita juga mempunyai hak terhadap virus dan dapat menggunakan virus tersebut untuk pengembangan vaksin dari penyakit flu burung tersebut.

Kategori:Uncategorized Tag:
  1. Imam Bastori
    Maret 17, 2008 pukul 8:44 am

    Sejak lama saya mencurigai bahwa flu burung ini merupakan konsfirasi tingkat tinggi penguasa dan pengusaha. Fakta: tidak pernah terjadi kasus flu burung menyerang para peternak yang nota bene bersentuhan langsung dengan unggas. Koran Kompas pada sekitar bulan Mei – Juni 2007 pernah menyinggung masalah mafia flu burung ini. Dalam penjelasanya bahwa WHO yang merupakan Badan Kesehatan Dunia juga tidak steril dari mafia bisnis obat-obatan tingkat dunia, disinyalir bahwa raksasa perusahaan farmasi dunia yang berlokasi di AS sedang bermain dengan isu flu burung ini. Sekarang Menteri Kesehatan membongkar rahasia itu dalam bukunya yang sedang lagi gencar diseminarkan. Intinya sama bahwa isu flu burung adalah bukti kebobrokan raksasa farmasi dunia dalam mengeksploitasi isu dan penyebaran virus tertentu yang dibuat di Lab di Los Alamos AS untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. Rakyat ditindas dan bangsa dihancurkan. Kecurigaan saya akhirnya terbukti.

  2. Maret 27, 2008 pukul 4:53 am

    salam kenal. saya tunggu kunjungan baliknya yah

  3. November 21, 2008 pukul 6:56 am

    Ya mas seperti yang saya baca di Penyakit Flu dan Vaksinasinya Amerika gencar melakukan penelitian tentang vaksinasi, tapi rahasiannya ga nyampe sini ya.

  4. Maret 28, 2009 pukul 1:59 pm

    MANG FLU BURUG TTUH BAHAYA BWAT SMANYA

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: